PESAN UNTUK
PADA PEMENANG PILKADA
|
PRAKATA. AS WB. Arikel ini hanyalah bertujuan
sebagai catatan pribadi dan pendapat pribadi yang sifatnya mungkin sangat subyektip, namun
dari yang simple dan praktis serta pendapat dari lubuk hati semoga ada
manfaatnya dan membawa kebaikan kita semua. Prinsip saya adalah bahwa saya
akan berfastabikul khoirot untuk ikut berpendapat. Apakah pendapat saya
diterima atau tidak, digunakan atau tidak, dianggap baik atau tidak- semua
tidak masalah. Saya mendasarkan Firman Alloh pada Al Quran di mana pada surat yang pertama
kali turun yakni Al Alaq yang kalau tidak keliru ada pengertian bahwa
kita diperintahkan untuk selalu membaca dan menulis. Berangkat dari hal tersebut sekalipun
tulisan ini sederhana semoga sudah memenuhi perintah Ilahi tersebut. Bila pendapat
saya nanti digunakan maka harapan saya pahala di dunia dan akhirat dapat
terus mengalir – menjadi sodakoh jariyah. Saya juga ingat bahwa ada tiga hal
yang bila dikeluarkan maka tidak berkurang bahkan bertambah. Tiga hal tersebut adalah sumber air, ilmu dan
uang. Sumber air yang diberikan dan dimanfaatkan dengan baik maka Insya Alloh
akan terus ditambah dan tak akan habis airnya -contoh yang nyata sumber air
Zam-zam yang tak habis airnya sekalipun diambil berjuta juta manusia setiap
tahun. Selanjutnya ilmu bila dibagikan atau diberikan kepada orang lain maka
Alloh akan menambah keberkahan dan yang meberikan ilmu tak akan menjadi
bodoh- contohnya para guru, dosen, ahli agama dan sebagainya. Sedangkan yang terakhir adalah uang. Guru
matematika mengatakan bahwa 10 – 1 = 9, namun Ustadz Yusuf Mansur mengatakan bahwa 10-1 = 19 m artinya
bahwa yang diberikan satu bagian itu akan kembali menjadi sepuluh kalinya dan
ditambah sisa yang masih ada (9). Ini semua benar dan akan menjadi berkah
ketika kita melakukannya dengan keikhlasan dan niat ibadah. Oleh karena itu
dengan Bismillah saya sajikan karya ini semoga dicatat Alloh sebagai
amilussholikhah. Bicara amilisholokhah maka hal itu adalah faktor penting
ketika kita akan menjadi manusia yang tidak rugi di dunia ini sebagaimana
Alloh mengingatkan dalam Surat Al Asr atau walasri. Yang intinya antara lain
bahwa semua manusia itu rugi kecuali orang yang beriman dan amilusholikhah
(beramal solih) saling mengingatkan yang hak dan selalu bersabar.SEMOGA
SARANA INI MENJADIKAN KITA ORANG YANG TIDAK MERUGI- AMIN. Demikian
terimakasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas segala kekurangan. WS WB
|
Pada Akhir Tahun 2015 ini Indonesia diramaikan dua hal yakni kasus
FREEPORT dan Pilkada serentak. Kasus Freeeport “meledak” sekitar bulan Desember
sedangkan Pilkada serentak dilaksanakan tanggal 9 Desember 2015. Di saini saya
tidak akan membuat catatan tentang FREEPORT, namun akan memberikan perenungan
kepada para pemenang PILKADA (pada Kepala Daerah terpilih) yakni :
1, Bahwa apa yang Anda raih adalah semata mata ijin dan
rahmad Alloh. Bukan semata mata kerja keras Anda dan Tim.
2, Dipundak Anda ada amanah yang harus diemban dan
dipertanggungjawabkan, maka selayaknya diucapkan Innalilahiwainnailaihi rojiun
(semua dari Alloh dan akan kembali kepada alloh) bukan alhamdulillah dan
merayakan kemenangan denag berlebihan
3. Lakukan kerja keras fokus untuk kemakmuran rakyat dengan
sering melakukan blusukan (turba) ke masyarakat. Ketika melakukan kegiatan itu
jangan tanyakan apa keberhasilannya namun apa kekurangannya dan dimanakah kaum
duafa berada. Setelah ditemukan fokuslah untuk segera mengatasinya .
4. Tegagkan kebenaran apabila memang kita yakin pendapat kita
benar, mari kita tebalkan iman kita bahwa kita hanya boleh takut kepada Alloh,
takut azab Alloh dan jangan sampai takut kepada makhluk Alloh.
5. Sudah waktunya Indonesia mencanangkan budaya malu nasional.
Budaya malu melakukan kejahatan, malu melakukan kemaksiatan dan malu tidak
melaksanakn amanah.
6, Perbanyaklah memasang kamera pengintai (CCTV) untuk
mengawasi pejabat dan rakyat. Tempatkan CCTV di lokasi kantor dan tempat terten
dan di on line kan di tempat kerja Anda
SEMOGA ALLOH MEMBERIKAN KESABARAN DAN MENUNJUKKAN BAHWA YANG
BENAR ITU HAK DAN YANG KELIRU ADALAH NYATA KETIDAKBENARNNYA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar